16.1.08

blog : Semakin Dimakan Semakin Kurus

Oleh : Magnum

1. “Zi Cai” (Sejenis Ganggang Merah)
Selain kaya akan kandungan vitamin A, B1 dan B2, yang paling penting adalah ia kaya dengan kandungan serat dan mineral, dapat membantu mengeluarkan sampah dan air yang terhimpun dalam tubuh, sehingga dengan demikian dapat secara efektif merampingkan kaki.

2. Wijen
Asam lemak lenan-nya dapat menghilangkan kolesterol yang melekat di dalam pembuluh darah, sehingga metabolisme semakin baik, lebih rileks dan praktis dalam mengurangi lemak merampingkan kaki.

3. Pisang
Meskipun kalorinya tinggi, tapi, rendah lemak, dan kaya akan kandungan kalium, mengenyangkan, dapat mengurangi lemak menumpuk di bagian bawah tubuh, adalah makanan ideal saat diet.

4.Apel
Apel mengandung asam apel tersendiri, dapat mempercepat metabolisme, mengurangi lemak di bagian bawah tubuh, bahkan kadar kalsium-nya lebih padat daripada buah-buahan lainnya.

5.Kacang merah
Bahan yang terkandung dalam kacang merah dapat meningkatkan pristalsis usus besar, mendorong pengeluaran air seni dan mengurangi susah buang air besar, sehingga dengan demikian dapat menghilangkan lemak di bagian bawah tubuh.

6.Pepaya
Pepaya mengandung fermen pengurai protein tersendiri, dapat menghilangkan lemak di bagian bawah anggota badan yang bertumpuk karena makanan (daging), bahkan getah buah yang terkandung dalam daging pepaya merupakan zat pembersih usus yang sangat baik, dapat mengurangi tumpukan sisa makanan di bagian bawah tubuh.

7.Semangka
Ia adalah ahli-nya dalam memperlancar air seni di antara semua buah-buahan, dengan banyak mengkonsumsi-nya dapat mengurangi kelebihan cairan air yang tertinggal di dalam tubuh, lagipula kadar gulanya juga tidak tinggi, dengan banyak mengkonsumsi-nya juga tidak akan membuat gemuk.

8.Telur
Vitamin B2 dalam telur dapat membantu melenyapkan lemak, selain itu, vitamin B1 yang terkandung di dalamnya dapat menghilangkan lemak di bagian bawah tubuh.

9.”Xi You” (jeruk bali)
Semua orang tahu Xi You atau sejenis jeruk bali itu rendah kalori, tidak akan membuat gemuk meskipun banyak mengkonsumsinya, dan ternyata ia kaya dengan kandungan kalium, dapat membantu mengurangi lemak di bagian bawah tubuh dan tumpukan cairan air.

10.”Bo Cai” (Semacam sayur mirip Bayam)
Karena ia dapat mempercepat peredaran darah, dengan demikian maka dapat menyerap gizi yang cukup pada sepasang kakinya yang paling jauh jaraknya dari jantung, menyeimbangkan metabolisme, sehingga dalam mengeluarkan racun dan merampingkan kaki akan sangat mudah.

11.Seledri
Di satu sisi Seledri mengandung sejumlah besar kalsium, dapat menambah kekuatan pada tulang kaki, di sisi lain juga mengandung kalium, dapat mengurangi tumpukan cairan air di bagian bawah tubuh.

12.Kacang Tanah
Kaya akan vitamin B2 dan nicotic acid , selain menghasilkan protein yang bermutu, dan hanya menghasilkan daging tidak tumbuh lemak, disisi lain juga dapat menghilangkan lemak pada bagian bawah tubuh.

13. Tomat
Dengan mengkonsumsi Tomat yang segar dapat memperlancar pengeluaran air seni dan menghilangkan lelah pada bagian kaki, mengurangi masalah busung air, jika dimakan mentah, efekya akan semakin baik lagi

Selanjutnya...

Naik Motor Bisa Bikin Impotent

Puteri Fatia - detikHot

Jakarta, Pengendara motor belakangan ini semakin lama semakin bertambah. Di samping efek positif, ternyata naik motor juga menyimpan bahaya tersembunyi. Sebuah riset mengatakan, mengendarai motor berisiko impoten dan menurunkan libido. Wah!

Hasil penelitian tersebut merupakan gabungan dari riset tiga negara, Itali, Amerika, dan Austria. Pengendara motor yang menghabiskan waktu cukup lama di atas motor berisiko impoten dan menurunkan libido.

Tapi bukan berarti anda tak boleh naik motor. Semua pengendara kendaraan roda dua itu, terutama pria hanya perlu berhati-hati dalam memilih sadel atau tempat duduk motor anda. Demikian NYTimes, Kamis (6/10/2005).

Sebab riset di atas menemukan, tempat duduk motor yang memiliki bagian belakang menyempit dan ujungnya mengecil berpengaruh pada performa seksual si pengendara motor. Beberapa jenis dudukan atau sadel motor bahkan memiliki efek yang lebih berbahaya lagi. Bahkan sadel yang diiklankan sebagai sadel ergonomis juga dapat membahayakan organ seksual.

Penelitian ini juga membuktikan, setidaknya 5 persen pria yang sering mengendarai motor mengalami disfungsi ereksi. Para ahli percaya angka sesungguhnya lebih tinggi karena banyak pria yang enggan menghubungkan kelemahan seksualnya dengan kebiasaannya mengendarai motor.

Ini memang bukan fakta baru. Tahun 1997, seorang urologis asal Boston Dr. Irwin Goldstein telah meneliti masalah ini. Ia pun menyimpulkan, hanya ada dua jenis pengendara motor. Satu yang telah impoten dan dua, yang akan impoten.

"Ketika anda duduk di kursi anda tak pernah membebankan tubuh anda ke perineum, tapi ketika anda duduk di motor, tekanan perineum dari berat beban anda meningkat sampai 7 kali lipat," demikian Dr Schrader, ahli reproduksi dari National Institute for Occupational Safety and Health.

Perineum adalah daerah antara alat kelamin dan anus. Pada pria area tersebut berada antara testis sampai anus, sedangkan pada wanita, dari vagina sampai anus.

Di dalam perineum ini terdapat arteri dan saraf yang menghantarkan aliran darah dan rasa sensasi ke penis. Ketika pengendara motor duduk di sadel yang meruncing atau sempit, arteri dan saraf tadi semakin tertekan. Kurangnya aliran darah tadi, mengakibatkan penis kurang mendapat tekanan atau dorongan untuk mencapai ereksi penuh.

Hal tersebut tak jauh berbeda pada wanita. Arteri dan syaraf yang sama juga berpengaruh pada klitoris wanita ketika berhubungan seksual. Walau pengendara motor wanita belum banyak dipelajari namun peneliti percaya efeknya hampir sama dengan pria.

Dalam penelitian yang dilakukan, sadel klasik yang ujungnya mengecil akan membuat tubuh menumpu beban ke arah perineum. Setidaknya seperempat tubuh bertumpu ke ujung sadel sehingga menekan perineum.

"Seorang pria bisa duduk di atas sadel dan tak menyadari aliran oksigen ke penisnya bisa berkurang hingga 100 persen," jelas Dr. Cohen seorang terapis fisik.

Besarnya risiko masing-masing pengendara bisa berbeda-beda. Berbagai faktor seperti berat badan dan anatomi tubuh juga turut mempengaruhi. Namun belum ada penelitian yang mendetil tentang faktor tersebut.

Sadel yang aman menurut peneliti tadi adalah sadel yang bisa membuat pengendara bertumpu pada tulang duduk. Dengan posisi duduk yang bertumpu pada tulang yang terdapat di bokong tersebut perineum terlindungi dari tekanan. Sadel yang 'berhidung' atau menonjol di bagian ujung juga sangat tidak disarankan.

Selanjutnya...

Transvestism

Transvestisme adalah jenis gangguan perkembangan psikoseksual yang membuat anak laki-laki memiliki kecenderungan untuk senang memakai pakaian perempuan, untuk kemudian saat berpakaian perempuan tindakan dan perilakunya meniru tindakan dan perilaku perempuan, dan biasanya pada saat yang sama anak tersebut memperoleh kenikmatan erotik-seksual khusus.

Perolehan figur identifikasi dan tokoh idola dari tayangan yang secara intens ditonton bisa saja menjadi salah satu penyebab berkembangnya perilaku transvestisme tersebut.
Penyebab perkembangan transvestisme lain adalah keinginan ibu yang kuat untuk memiliki anak perempuan karena beberapa anak terdahulu berjenis kelamin laki-laki.

Keinginan yang kuat itu membuat anak tertentu, biasanya anak bungsu, diperlakukan dan diasuh sebagai anak perempuan, antara lain dipakaikan rok, dipanjangkan rambutnya, dan didandani sebagai anak perempuan. Biasanya anak bungsu itu pun mewarisi karakteristik fisik ibu yang cantik, imut-imut, dan lembut.

Ekses spesifik lain dari pola asuh anak perempuan membuat anak lebih dekat dengan ibu dan mendapat kesempatan lebih banyak mengambil alih karakteristik keperempuanan dari kepribadian ibu. Dengan demikian, kenyamanan anak laki-laki tersebut berperilaku keperempuanan akan lebih besar daripada berperilaku kelelakian.

Sebagai penyertaan lanjut dari kondisi tersebut adalah berkembangnya minat erotik-seksual anak kemudian hari justru tertuju pada laki-laki (sejenis) daripada terhadap perempuan (lain jenis). Dan perlu disimak perkembangan lanjut dari keadaan transvestisme akan mengarah pada perkembangan ke arah kepribadian homoseksual.

Mencegah atau mengurangi tayangan televisi acara lawak untuk tidak menghadirkan tokoh "banci" bukanlah suatu yang mudah karena bisa saja justru lawakan demikian akhirnya menjadi salah satu kebutuhan dan pilihan pemirsa. Namun, membiarkan semakin banyaknya anak laki-laki sebagai generasi penerus kita mengarah pada perkembangan psikoseksual transvestisme juga tidak bijaksana.

Satu-satunya jalan untuk meminimalisasi akibat eksesif tersebut adalah sebanyak mungkin mendampingi anak saat mereka menonton acara lawak jenis tersebut dengan memberikan penjelasan yang relevan agar anak laki-laki tidak menirukan apa yang mereka tonton, apalagi menjadikan pemeran tokoh "banci" sebagai idola mereka.

Kecuali itu, mewaspadai apakah kita termasuk salah seorang ibu yang memaksakan salah satu anak kita untuk berperan sebagai anak perempuan demi kepuasan kita sendiri, seperti seolah-olah kita punya anak perempuan? Jika demikian, maka segeralah mengubah pola asuh dengan pola asuh yang relevan bagi perkembangan psikoseksual yang wajar dan optimal bagi anak laki-laki tercinta kita.

Selanjutnya...

Design by Dzelque Blogger Templates 2007-2008