6.1.08

BUNGA MELATI (Jasminum sambac) MELAWAN JERAWAT

Bunga melati (Jasminum sambac) merupakan tumbuhan yang berasal dari India khususnya, dan Asia umumnya. Dapat dikembangbiakkan secara setek, tanaman ini dapat tumbuh subur dari dataran rendah hingga ketinggian 600 meter di atas permukaan laut.

Melati biasa digunakan sebagai bahan untuk aroma wangi-wangian pada industri parfum. Juga wewangian pada acara-acara penting seperti pernikahan, pesta, dan bahkan pada saat dukacita.
Siapa sangka kalau bunga berwarna putih dan wangi itu mengandung banyak khasiat obat. Menurut Prof Hembing Wijayakusuma dalam Ensiklopedia Tumbuhan Berkhasiat Obat 1, melati bisa dimanfaatkan bunga, daun, dan akarnya. Bunga dan daun untuk influenza, sakit kepala, diare, cacingan, radang mata merah, air susu ibu (ASI) berlebihan, bisul, jerawat, biduran, bengkak karena gigitan binatang, dan sesak asma. Akarnya untuk mengatasi insomnia (sulit tidur), luka terpukul, keseleo, menghilangkan sakit pada tulang patah, sakit gigi, sakit kepala, dan cacingan.

Untuk pemakaian luar bunganya direbus, air saringannya dimanfaatkan. Daunnya dimemarkan atau digiling halus lalu ditempelkan pada bagian yang sakit. Bila dimanfaatkan akarnya, bagian tersebut harus dihaluskan atau digiling halus lalu ditempelkan pada bagian yang sakit.

Untuk dipakai pengobat radang mata merah (conjunctivitis)
  • daun melati dicuci bersih, lalu direbus dengan air secukupnya. Airnya digunakan untuk mengompres.

Produksi ASI berlebihan bisa dihentikan dengan
  • bunga atau daun melati dimemarkan, lalu ditempelkan di sekitar payudara. Ini dilakukan beberapa kali sehari.

Bengkak akibat gigitan binatang?
  • Ambil daun atau bunga melati secukupnya, cuci bersih, lalu giling hingga halus. Hasilnya tempelkan pada yang sakit.

Sakit demam dan sakit kepala, menurut Hembing, bisa diatasi dengan
  • 10 gram daun melati dan 10 bunga melati yang diremas-remas dengan tangan, lalu rendam dengan air secukupnya. Air rendaman tersebut digunakan untuk mengompres dahi. Atau, bisa juga dengan akar melati yang dicuci bersih lalu dilumatkan dan ditempelkan pada dahi.

Jerawat pun bisa diatasi dengan tanaman yang harus mendapat sinar matahari cukup ini. Caranya,
  • sebanyak 20 kuntum bunga melati ditambah dua jari asam (Tamarindus indica L), dan tiga gram belerang, lalu ditumbuk hingga galus, ditambah dua sendok makan air jeruk nipis, dan kemudian diremas-remas. Hasilnya gosokkan pada muka yang berjerawat dua kali sehari sebanyak yang dibutuhkan.

www.republika.co.id

0 comments:

Design by Dzelque Blogger Templates 2007-2008