15.1.08

Cancer Hati

oleh : magnum

Institut Sains dan Teknologi Hongkong berhasil menciptakan sebuah obat baru untuk penyakit kanker hati, bukan saja secara efektif dapat menghambat pertumbuhan sel kanker, bahkan tidak akan membunuh sel yang sehat. RS Queen Mary akan mulai menggunakannya dalam praktek klinis pada pasien penyakit kanker hati tahap akhir, dan jika berhasil, maka diprediksi bisa dipasarkan pada tahun 2007.

Institut Sains dan Teknologi Hongkong berhasil mengekstrak suatu arginine dari baksil subtilis, yang bisa menghambat pertumbuhan sel kanker. Ahli terkait dari institut tersebut menuturkan, bahwa pada Maret tahun lalu pernah mengadakan percobaan klinis pada dua pasien kanker hati tahap akhir, dan hasilnya cukup menggembirakan karena tumor sel kanker salah satu pasien berubah menjadi kecil secara nyata setelah 6 bulan masa pengobatan. Sebaliknya, hasil pengobatan terhadap pasien lainnya tidak efektif, sehingga dokter menghentikan pengobatannya.

Ahli terkait menuturkan, bahwa jika pasien kanker hati tahap akhir yang umumnya hanya dapat bertahan hidup selama beberapa bulan, setelah penggunaan obat dapat diperpanjang usianya selama lebih dari 10 bulan, itu sudah merupakan hasil yang cukup memuaskan. Institut Sains dan Teknologi Hongkong selanjutnya akan bekerja sama dengan RS Queen Mary, yaitu mencoba obat ini pada 30 pasien, dan jika berhasil, obat baru ini dapat dipasarkan pada 2007, dan memberi harapan baru bagi pasien kanker hati tahap akhir. Total penelitian ini telah menghabiskan dana lebih dari 30 juta dollar Hongkong dalam waktu 4 tahun, dan memperoleh 2 penghargaan Golden dari perhimpunan teknologi baru internasional di Jenewa, Swiss.

Penyakit kanker hati oleh Departemen Kesehatan Hongkong dinyatakan sebaga penyakit kanker pembunuh ke-2. Dan menurut data statistik, bahwa sejak 1986-1996, sebanyak 12,498 orang meninggal karena penyakit ini di Hongkong. Rata-rata setiap tahunnya ditemukan kurang lebih 1500 kasus penyakit baru, dan setiap tahun yang meninggal karena penyakit kanker hati kurang lebih sekitar 1300 orang. Cara pengobatan sebelumnya seperti transplantasi hati, chemotherapy pembuluh nadi dan terapi embolis, hanya membuang sel kanker hati, namun bagi pasien stadium akhir, prosentase hidup umumnya tidak lebih dari ½ tahun

0 comments:

Design by Dzelque Blogger Templates 2007-2008